Berdasarkan kedalaman hiposentrum dikenal tiga macam gempa, yaitu sebagai berikut.
|
dapat
diterapkan pada
|
|
dibedakan
menjadi
|
|
mempelajari
|
|
mempelajari
|
|
contoh
|
|
Kegiatan
|
Langkah-langkah Model Cooperative Learning
|
Deskripsi Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
|
Pendahuluan
|
Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa
|
·
Guru menyampaikan
informasi dan tujuan tentang
kegiatan yang akan dilakukan yaitu mengenai struktur bumi dan gempa bumi.
·
Guru memberi salah satu contoh bencana gempa bumi yang
melanda Indonesia.
·
Guru mengajukan
pertanyaan tentang
Dari contoh salah
satu bencana gempa bumi tersebut, dapatkah menyebutkan contoh kejadian
bencana gempa bumi yang lain di tanah air?
|
5 menit
|
|
Kegiatan Inti
|
Menyajikan informasi
|
·
Guru mengajukan
pertanyaan tentang
Dilapisan
bumi manakah makhluk hidup tinggal ?
Apakah bumi
berongga atau terdapat materi didalamnya?
·
Guru memberikan materi
mengenai
struktur lapisan bumi dan pengertian gempa bumi beserta jenis-jenis gempa
bumi.
|
10 menit
|
|
|
Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok
belajar.
|
· Guru membagi siswa menjadi 6 kelompok,
masing- masing kelompok 6 orang dengan pembagian 3 kelompok mendapat LKS
struktur bumi, 3 kelompok lainnya mendapat LKS penentuan titik lokasi gempa.
· Diskusi kelompok untuk mengkaji LKS mengenai stuktur bumi dan penentuan
lokasi gempa bumi.
· Masing-masing
kelompok nantinya akan di mempresentasikan hasil percobaan yang
telah dilakukan
|
40 menit
|
|
|
Membimbing kelompok bekerja dan belajar
|
· Siswa
melakukan percobaan pembuatan replika
lapisan bumi dengan kelompoknya sesuai dengan
literatur dan LKS yang telah ada.
· Siswa
melakukan percobaan penentuan lokasi
gempa dengan kelompoknya sesuai dengan LKS.
· Siswa mengamati
percobaan dan mencatat data
pengamatan pada kolom yang tersedia pada LKS.
· Siswa mendiskusikan
data
hasil percobaan bersama
anggota kelompoknya.
· Siswa membuat
kesimpulan mengenai struktur lapisan bumi maupun pecobaan penentuan
lokasi gempa.
· Siswa membuat presentasi dari hasil percobaan yang telah dilakukan.
|
|
|
|
Evaluasi
|
· Guru meminta setiap kelompok mempresentasikan serta menjelaskan hasil
percobaannya di depan kelas.
· Siswa mendiskusikan hasil percobaan yang
dilakukan oleh kelompok lain (diskusi kelas).
· Guru memberikan soal post tes dari materi
seputar struktur bumi dan gempa bumi.
|
15 menit
|
|
Penutup
|
Memberikan penghargaan
|
· Siswa dan guru
mereview
hasil kegiatan pembelajaran .
· Guru memberikan penghargaan (misalnya
pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang
berkinerja baik
|
10 menit
|
|
Kegiatan
|
Langkah-langkah Model Cooperative Learning
|
Deskripsi
Kegiatan
|
Alokasi Waktu
|
|
Pendahuluan
|
Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa
|
· Guru menayakan kembali materi sebelumya
mengenai struktur bumi dan gempa bumi.
Sebutkan apa
saja struktur lapisan bumi !
Apakah
pengertian gempa bumi dan sebutkan jenis gempa bumi!
Apakah yang
dimaksud episentrum dan hiposentrum?
· Guru menyanyakan apakah masih ada murid
yang belum paham mengenai materi sebelumnya yakni struktur bumi dan gempa
bumi.
· Guru menyampaikan tujuan mempelajari gunung
api dan tindakn yang diperlukan untuk mengurangi resiko bencana.
· Guru menanyakan mengenai materi yang akan
dipelajari pada pertemuan ini
Apakah yang
dimaksud dengan gunung api?
Sebutkan
gunung api yang ada di Indonesia!
|
10 menit
|
|
Kegiatan Inti
|
Menyajikan informasi
|
· Guru menyampaikan materi mengenai gunung
api.
· Guru menyampaikan informasi tentang
kegiatan yang akan dilakukan yaitu eksperimen letusan gunung api.
· Guru membagi siswa menjadi 6 kelompok.
|
5 menit
|
|
|
Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok
belajar.
|
· Siswa berdiskusi kelompok untuk mengkaji
LKS
· Siswa mengidentifikasi konsep yang harus
diperoleh melalui percobaan simulasi letusan gunung api.
· Siswa melakukan percobaan sesuai petunjuk
dalam LKS.
· Siswa mengamati percobaan dan mencatat data pengamatan pada kolom
yang tersedia pada LKS.
· Siswa mendiskusikan hasil percobaan yang
telah dilakukan.
· Siswa mendiskusikan reaksi apa yang terjadi
pada simulasi gunung api tersebut.
|
35 menit
|
|
|
Membimbing kelompok bekerja dan belajar
|
· Siswa mengolah dan menganalisis data percobaan simulasi letusan gunung api
berdasarkan kejadian sesungguhnya.
· Siswa berdiskusi mengenai tindakan yang
diperlukan untuk mengurangi resiko bencana.
· Siswa berdiskusi untuk menjawab pertanyaan
yang ada pada LKS.
|
15 menit
|
|
|
Evaluasi
|
· Setiap
kelompok mempresentasikan hasil percobaan yang telah dilakukan.
· Setiap Siswa membuat kesimpulan tentang simulasi
gunung berapi dan kaitannya dengan kehidupan nyata.
· Siswa dan guru
mereview
hasil kegiatan pembelajaran
|
15 menit
|
|
Penutup
|
Memberikan
penghargaan
|
· Guru memberikan penghargaan (misalnya
pujian atau bentuk penghargaan lain yang relevan) kepada kelompok yang
berkinerja baik
· Siswa menjawab kuis tentang gunung api dan
tindakan yang diperlukan untuk mengurangi resiko bencana.
· Guru memberikan evaluasi mengenai stuktur bumi, gempa
bumi , dan gunung api .
|
10 menit
|
|
Metode
|
Bentuk instrument
|
|
Non
tes (Observasi Sikap)
|
Lembar
pengamatan sikap dan rubrik
|
|
Tes
unjuk kerja
|
Lembar
penilaian saat melakukan percobaan pembuatan replika struktur bumi, penentuan titik gempa, dan simulasi
letusan gunung api beserta rubrik
|
|
Lembar
Kerja Siswa (LKS)
|
|
|
Tes pengetahuan
|
Lembar soal pengetahuan berupa post test dan lembar
soal evaluasi
|
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
3
|
2
|
1
|
Keterangan
|
|
1.
|
Mengagumi
bumi sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
|
|
|
|
|
|
2.
|
Rasa
ingin tahu (curiosity)
|
|
|
|
|
|
3
|
Ketelitian
dan kehati-hatian dalam melakukan percobaan
|
|
|
|
|
|
4
|
Ketekunan
dan tanggung jawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun
berkelompok
|
|
|
|
|
|
5
|
Keterampilan
berkomunikasi
|
|
|
|
|
|
6
|
Kemampuan bekerjasama dengan kelompok.
|
|
|
|
|
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Rubrik
|
|
1.
|
Mengagumi
bumi sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
|
3:
Menunjukkan kekaguman dan
rasa syukur terhadap bumi sebagai tempat hidup manusia dan
makhluk hidup dan meningkatkan
iman sesuai agama yang dianut, memiliki sifat merawat lingkungan sebagai
wujud rasa syukur.
2:
Belum menunjukkan kekaguman dan rasa syukur terhadap
bumi sebagai tempat hidup manusia dan makhluk hidup namun tertarik mempelajari fenomena alam tersebut dan
meningkatkan iman sesuai agama yang dianut, kurang memiliki sifat merawat
lingkungan sebagai wujud rasa syukur.
1:
Belum menunjukkan ekspresi kekaguman, atau menaruh minat terhadap fenomena alam di bumi, tidak memiliki kepedulian merawat lingkungan sebagai
wujud rasa syukur
|
|
2.
|
Menunjukkan
rasa ingin tahu
|
3:
Menunjukkan rasa ingin tahu dengan (banyak
bertanya, membuat variasi percobaan, dll) yang besar, antusias, aktif dalam
kegiatan kelompok
2:
Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat
aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh
1:
Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok walaupun telah didorong untuk terlibat
|
|
3.
|
Ketelitian
dan kehati-hatian
|
3:
Mengamati hasil percobaan sesuai
prosedur, hati-hati dalam melakukan percobaan
2:
Mengamati hasil percobaan sesuai
prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
1:
Mengamati hasil percobaan tidak sesuai
prosedur, kurang hati-hati dalam melakukan percobaan
|
|
4.
|
Ketekunan
dan tanggung jawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun
kelompok
|
3:
Tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik yang bias dilakukan,
berupaya tepat waktu
2:
Berupaya tepat waktu, tekun dalam menyelesaikan tugas, namun belum
menunjukkan upaya terbaikya
1: Tidak berupaya
sungguh-sungguh dalam menyelasikan tugas dan tugasnya tidak selesai
|
|
5.
|
Berkomunikasi
|
3: Aktif dalam tanya jawab, dapat
mengemukaan gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2: Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan
atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1: Tidak aktif dalam
tanya jawab, tidak ikut mengemukaan gagasan atau ide, kurang menghargai
pendapat siswa lain
|
|
6.
|
Kemampuan bekerjasama dengan kelompok.
|
3: Berperan aktif dalam melakukan
setiap kegiatan percobaan, memiliki rasa peduli dengan teman satu kelompok
bahwa mereka adalah 1 team.
2: Berperan kurang aktif dalam melakukan setiap kegiatan
percobaan, melakukan pekerjaan jika disuruh oleh teman satu kelompok, kurang
memiliki rasa peduli dengan teman satu kelompok
1: Berperan pasif dalam melakukan setiap kegiatan
percobaan, tidak memiliki rasa peduli dengan teman satu kelompok dan tidak
ikut bekerja saat percobaan
|
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
3
|
2
|
1
|
Keterangan
|
|
1
|
Merangkai alat sesuai petunjuk LKS
|
|
|
|
|
|
2
|
Mempresentasikan hasil percobaan yang telah dilakukan
|
|
|
|
|
|
3
|
Kelengkapan mengisi lembar LKS
|
|
|
|
|
|
No
|
Keterampilan yang dinilai
|
Skor
|
Rubrik
|
|
1.
|
Merangkai
alat sesuai petunjuk LKS
|
3
|
Penyusunan
alat dan bahan sesuai dengan petunjuk, hasilnya benar.
|
|
2
|
Penyusunan
alat dan bahan sesuai dengan petunjuk, hasilnya kurang tepat.
|
||
|
1
|
Tidak
mampu menyusun percobaan sesuai
petunjuk dan hasil tidak tepat.
|
||
|
2.
|
Mempresentasikan hasil percobaan yang telah dilakukan
|
3
|
Mampu
menjelaskan tujuan percobaan dan hasil percobaan yang
telah dibuat didepan kelas, menguasai materi yang dipresentasikan, dapat
menjawab pertanyaan dengan tepat, penampilan penuh percaya diri, dan diskusi
berjalan lancar.
|
|
2
|
Mampu
menjelaskan tujuan percobaan dan hasil percobaan yang
telah dibuat didepan kelas, kurang menguasai materi yang dipresentasikan,
dapat menjawab pertanyaan namun kurang tepat, penampilan kurang percaya diri.
|
||
|
1
|
Tidak mampu menjelaskan tujuan percobaan dan hasil percobaan yang
telah dibuat didepan kelas,tidak menguasai materi yang dipresentasikan, tidak
dapat menjawab pertanyaan dengan tepat, penampilan kurang percaya diri,
diskusi tidak berjalan.
|
||
|
3.
|
Kelengkapan mengisi lembar LKS
|
3
|
Melakukan petunjuk sesuai LKS dengan tepat, dapat
menjawab semua pertanyaan LKS dengan benar, dapat menyampaikan kesimpulan
dengan tepat.
|
|
2
|
Melakukan petunjuk sesuai LKS tetapi kurang tepat,
dapat menjawab beberapa pertanyaan LKS dengan benar, dapat menyampaikan kesimpulan
namun kurang tepat.
|
||
|
1
|
Tidak melakukan petunjuk sesuai LKS, tidak
menjawab pertanyaan LKS dengan benar,
hasil kesimpulan kurang tepat.
|
|
No.
|
Aspek yang dinilai
|
3
|
2
|
1
|
Keterangan
|
|
1.
|
Penguasaan konsep sains yang disampaikan
|
|
|
|
|
|
2.
|
Penampilan
|
|
|
|
|
|
3.
|
Tampilan presentasi
|
|
|
|
|
|
No
|
Keterampilan yang dinilai
|
Skor
|
Rubrik
|
|
1.
|
Penguasaan konsep sains yang
disampaikan
|
3
|
Menguasai
konsep IPA dengan sangat baik, istilah-istilah yang digunakan benar
|
|
2
|
Menguasai
konsep IPA dengan baik, istilah-istilah yang digunakan benar,
|
||
|
1
|
Kurang
menguasai konsep IPA, istilah-istilah yang digunakan kurang tepat
|
||
|
2.
|
Penampilan
|
3
|
Penyampaian
mudah dipahami, sangat komunikatif dengan audiens, memberi kesempatan audiens
untuk berpikir
|
|
2
|
Penyampaian
mudah dipahami, komunikatif dengan audiens, kurang memberi kesempatan audiens
untuk berpikir
|
||
|
1
|
Penyampaian
tidak mudah dipahami, kurang komunikatif dengan audiens, kurang memberi kesempatan audiens untuk berpikir
|
||
|
3.
|
Tampilan presentasi
|
3
|
Tayangan/ tampilan
sangat menarik dan sesuai dengan materi
|
|
2
|
Tayangan/ tampilan
menarik, kurang sesuai dengan materi
|
||
|
1
|
Tayangan/ tampilan
kurang menarik, kurang sesuai dengan materi
|
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
3
|
2
|
1
|
Keterangan
|
|
1
|
LKS percobaan replika struktur bumi
|
|
|
|
|
|
2
|
LKS percobaan penentuan titik gempa
|
|
|
|
|
|
3
|
LKS percobaan simulasi letusan gunung api
|
|
|
|
|
|
No
|
Keterampilan yang dinilai
|
Skor
|
Rubrik
|
|
1.
|
LKS percobaan replika struktur bumi
|
3
|
Menyelesaikan semua pertanyaan LKS dengan benar, hasil
replika struktur bumi menarik dan sesuai dengan aslinya, rapi, bersih,
|
|
2
|
Hanya dapat menyelesaikan beberapa pertanyaan LKS
dengan benar, hasil replika struktur bumi menarik namun kurang sesuai dengan
aslinya, kurang rapi dan bersih.
|
||
|
1
|
Tidak dapat menyelesaikan pertanyaan LKS dengan benar,
hasil replika struktur bumi kurang baik dan tidak sesuai dengan aslinya,
tidak rapi, dan kurang bersih.
|
||
|
2.
|
LKS percobaan penentuan titik gempa
|
3
|
Hasil percobaan sesuai petunjuk, dapat menjelaskan
mengenai titik episentrum, dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar,
produk yang dihasilkan sudah benar, rapi, dan bersih.
|
|
2
|
Hasil percobaan sesuai petunjuk, dapat menjelaskan
mengenai titik episentrum namun kurang tepat, dapat menjawab beberapa
pertanyaan dengan benar, produk yang dihasilkan kurang sesuai dengan
petunjuk, hasil percobaan kurang rapi dan bersih.
|
||
|
1
|
Hasil percobaan tidak sesuai petunjuk, tidak dapat
menjelaskan mengenai titik episentrum, tidak dapat menjawab semua pertanyaan
dengan benar, produk yang dihasilkan sangat berbeda dengan petunjuk.
|
||
|
3.
|
LKS percobaan simulasi letusan gunung api
|
3
|
Produk yang dihasilkan sesuai petunjuk dan benar ,
dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar, terampil melakukan simulasi
gunung meletus dengan benar, dapat mengaitkan simulasi gunung api dengan
kehidupan nyata, dapat menyampaikan tujuan percobaan dengan benar.
|
|
2
|
Produk yang dihasilkan kurang sesuai petunjuk, dapat
menjawab beberapa pertanyaan dengan benar, dapat melakukan simulasi gunung
meletus namun kurang tepat, dapat mengaitkan simulasi gunung api dengan
kehidupan nyata, dapat menyampaikan tujuan percobaan dengan benar.
|
||
|
1
|
Produk yang dihasilkan tidak sesuai petunjuk, tidak ada
pertanyaan yang dijawab dengan benar, tidak dapat melakukan simulasi gunung
meletus dengan benar, tidak dapat mengaitkan simulasi gunung api dengan kehidupan
nyata, dapat menyampaikan tujuan percobaan namun kurang tepat.
|
|
No.
|
Indikator
|
Butir Instrumen
|
|
|
Menyebutkan dan menjelaskan struktur lapisan
bumi
|
Soal tes
tulis nomor 1
|
|
|
Menjelaskan pada lapisan mana makhluk hidup dibumi
tinggal
|
Soal tes tulis nomor 2
|
|
|
Menjelaskan
penyebab gempa bumi
|
Soal tes tulis nomor 3
|
|
|
Menyebutkan
serta menjelaskan jenis-jenis gempa bumi berdasarkan faktor penyebabnya
|
Soal tes tulis nomor 4
|
|
|
Menjelaskan
cara menanggulangi tindakan yang
diperlukan untuk mengurangi resiko bencana
|
Soal tes
tulis nomor 5
|
|
No.
|
Jawaban
|
Skor Maksimal
|
|
1
|
1.
Kerak
bumi
Kerak bumi
merupakan bagian terluar (permukaan bumi). Lapisan ini sebagai tempat tinggal
bagi seluruh makhluk hidup.
2.
Selimut atau
selubung (mantel )
Selimut atau
selubung (mantel) merupakan lapisan yang terletak dibawah lapisan kerak bumi.
3.
Inti bumi
(core)
Lapisan ini dibedakan menjadi lapisan inti luar dan lapisan inti dalam.
Lapisa inti luar tebalnya 2.000 km dan inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk
bola.
|
5
|
|
2
|
Makhluk bumi tinggal di lapisan bumi paling
luar yakni lapisan kerak bumi. Lapisan ini sebagai tempat tinggal bagi
seluruh makhluk hidup, karena di lapisan kerak bumi terdapat unsur yang
membantu kehidupan makhluk hidup yakni air, sumber daya alam, yang dapat
memenuhi kehidupan makhluk hidup serta suhu lingkungan yang cocok ditinggali
makhluk hidup.
|
4
|
|
3
|
Penyebab terjadinya gempa bumi karena sentakan asli
yang bersumber dari dalam bumi merambat melalui permukaan lalu menerobos
permukaan kulit bumi karena keseimbangan yang terganggu.
|
2
|
|
4
|
Berdasarkan faktor penyebabnya, gempa dibedakan menjadi tiga
jenis, yaitu sebagai berikut.
· Gempa
tektonik yaitu
getaran gempa yang diakibatkan proses tektonik baik lipatan atau patahan
muka Bumi sehingga mengakibatkan pergeseran (dislokasi) lapisan-lapisan
batuan pembentuk litosfer.
· Gempa
vulkanik, yaitu getaran gempa yang menyertai aktivitas
gunung api, baik
sebelum maupun pada saat terjadi erupsi.
· Gempa
terban (runtuhan), yaitu gempa yang terjadi akibat
runtuhnya massa batuan mengisi ruang yang kosong dalam litosfer. Gempa ini
sering terjadi akibat ambruknya gua-gua kapur atau terowongan pertambangan
bawah tanah
|
5
|
|
5.
|
cara menanggulangi tindakan
yang diperlukan untuk mengurangi resiko bencana:
·
Mengenal daerah rawan gempa dan mengamati perilaku hewan
·
Memahami tindakan-tindakan
sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi
·
Penyelamatan dan pemulihan
·
Melakukan evakuasi dan mendirikan
tenda-tenda pengungsian bagi korban
·
Menyediakan bantuan medis, MCK, air, makanan, dan minuman serta pendidikan darurat
·
Melakukan pemulihan psikologis
pada korban
·
Memperbaiki dan membangun kembali
gedung, sarana, dan fasilitas lainnya.
|
4
|
|
|
Total skor maksimal
|
20
|
|
Skor yang
diperoleh
|
|
Skor maksimum
|
|
Skor yang
diperoleh
|
|
20
|
|
No
|
Jawaban
|
Skor
|
|
1
|
D
|
1
|
|
2
|
A
|
1
|
|
3
|
B
|
1
|
|
4
|
C
|
1
|
|
5
|
B
|
1
|
|
Jumlah skor
|
5
|
|
|
No.
|
Pernyataan
|
Jawaban
|
|
1.
|
Bagian terluar (permukaan bumi) dengan tebal lapisan
mencapai 70 km
|
A. Core
B.Pemekaran
kerak benua
C.Gempa bumi terban
D. Kerak bumi
E.Penipisan
kerak samudera
F. Hiposentrum
|
|
2.
|
Lapisan yang terdiri dari material cair, dengan penyusun utama logam besi
dan nikel pada kedalaman 2900-5200 km
|
|
|
3.
|
Gempa yang
terjadi akibat runtuhnya massa batuan mengisi ruang yang kosong dalam litosfer
|
|
|
4.
|
Titik atau
garis dalam litosfer yang menjadi tempat terjadinya gempa
|
|
|
5.
|
Lempeng bergerak saling menjauh, maka magma bergerak ke permukaan, kemudian membentuk
busur gunung api tengah
samudera
|
|
No
|
Jawaban
|
Skor
|
|
1
|
D
|
1
|
|
2
|
A
|
1
|
|
3
|
C
|
1
|
|
4
|
F
|
1
|
|
5
|
B
|
1
|
|
Jumlah skor
|
5
|
|
|
No.
|
Jawaban
|
Skor Maksimal
|
|
1
|
·
Kerak bumi
Kerak bumi
merupakan bagian terluar (permukaan bumi). Lapisan ini sebagai tempat tinggal
bagi seluruh makhluk hidup.
·
Selimut atau selubung (mantel )
Selimut atau
selubung (mantel) merupakan lapisan yang terletak dibawah lapisan kerak bumi.
·
Inti bumi (core)
Lapisan ini dibedakan menjadi lapisan inti luar dan lapisan inti dalam.
Lapisa inti luar tebalnya 2.000 km dan inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk
bola.
|
5
|
|
2
|
Gunung
api terbentuk akibat adanya pergerakan lempeng yang terus menekan sejak
jutaan tahun lalu hingga sekarang.
|
2
|
|
3
|
Penyebab terjadinya gempa bumi karena sentakan asli
yang bersumber dari dalam bumi merambat melalui permukaan lalu menerobos
permukaan kulit bumi karena keseimbangan yang terganggu.
|
3
|
|
4
|
Berdasarkan faktor penyebabnya, gempa dibedakan menjadi tiga jenis,
yaitu sebagai berikut.
· Gempa
tektonik yaitu
getaran gempa yang diakibatkan proses tektonik baik lipatan atau patahan
muka Bumi sehingga mengakibatkan pergeseran (dislokasi) lapisan-lapisan
batuan pembentuk litosfer.
· Gempa
vulkanik, yaitu getaran gempa yang menyertai aktivitas
gunung api, baik
sebelum maupun pada saat terjadi erupsi.
· Gempa terban
(runtuhan), yaitu gempa yang terjadi akibat runtuhnya massa
batuan mengisi ruang yang kosong dalam litosfer. Gempa ini sering terjadi
akibat ambruknya gua-gua kapur atau terowongan pertambangan bawah tanah
|
5
|
|
5.
|
Pergerakan antar lempeng yang menimbulkan empat
busur gunung api berbeda:
1. Pemekaran
kerak benua, lempeng bergerak saling menjauh sehingga memberikan kesempatan
magma bergerak ke permukaan, kemudian membentuk busur gunungapi tengah
samudera.
2. Tumbukan antar kerak, dimana
kerak samudera menunjam di bawah kerak benua. Akibat gesekan antar kerak
tersebut terjadi peleburan batuan dan lelehan batuan ini bergerak ke
permukaan melalui rekahan kemudian membentuk busur gunungapi di tepi benua.
3. Kerak benua menjauh satu sama
lain secara horizontal, sehingga menimbulkan rekahan atau patahan. Patahan
atau rekahan tersebut menjadi jalan ke permukaan lelehan batuan atau magma
sehingga membentuk busur gunungapi tengah benua atau banjir lava sepanjang
rekahan.
4. Penipisan kerak samudera akibat
pergerakan lempeng memberikan kesempatan bagi magma menerobos ke dasar
samudera, terobosan magma ini merupakan banjir lava yang membentuk deretan
gunungapi perisai.
|
5
|
|
|
Total skor maksimal
|
20
|
|
Skor yang
diperoleh
|
|
Skor maksimum
|
|
Skor yang
diperoleh
|
|
30
|
|
Gambar pengamatan
|
Keterangan
|
|
|
|
|
Distance to epicenter (in km)
|
Different in arrival waves P
– and S-waves (in sec)
|
|
200
|
40
|
|
300
|
60
|
|
400
|
80
|
|
500
|
100
|
|
600
|
120
|
|
No
|
Perbedaan
waktu
|
||
|
A (S)
|
B (S)
|
C (S)
|
|
|
1.
|
60
|
100
|
80
|
|
2.
|
80
|
80
|
100
|
|
3.
|
120
|
60
|
60
|
|
4.
|
100
|
120
|
80
|
|
5.
|
100
|
40
|
60
|
|
No
|
Radius A
(Cm)
|
Radius B
(Cm)
|
Radius C
(Cm)
|
Jarak
episentrum (cm)
|
|
1.
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
4.
|
|
|
|
|
|
5.
|
|
|
|
|
|
No
|
Waktu pengamatan
|
Hasil pengamatan
|
Kaitannya dalam kejadian sesungguhnya
|
|
1.
|
Sebelum soda kue dimasukkan kedalam botol cuka
|
|
|
|
2.
|
Saat soda kue dimasukkan kedalam botol cuka
|
|
|
|
3.
|
Setelah soda kue dimasukkan kedalam botol cuka
|
|
|
RSS Feed
Twitter
21.18
Unknown
